(3) PENGALAMAN SINGAPURA – JOHOR BAHRU – LEGOLAND

 

PENGALAMAN SINGAPURA – JOHOR BAHRU – LEGOLAND

Kami berpisah di Terminal Bugis. Perjalanan selanjutnya menuju Johor Bahru. Kecapehann oleh perjalanan pagi dan siang, saya pun tertidur. Ketika terkejut, semua penumpan harus turun. Ya, di sini Woodlans, kantor imigrasi Singapura. Semua penumpang harus turun, membawa semua barang bawaan. Paspor harus ditandatangani dan dicap.woodlands

Kemudian harus berlari mencari bis yang tadi. Kami agak keliru. Saat naik bis, kami ditegur petugas karena salah naik bis kembali. Untuk kali berikutnya saat ada di imigrasi Malaysia (Johor Baru Central) kesalahan pertama itu tidak terulang lagi. Dari imigrasi Malaysia, kami langsung ke Larkin untuk beli tiket ke Kuala Lumpur hari Minggu. (Kebanyakan penumpang turun di Johor Bahru Central, sehingga yang ke Terminal Larkin hanya sedikit saja).larkin

Pemblian tiket di Larkin tidak sulit. Suasana seperti terminal di Indonesia, ada calo, berwajah India. Ketika menanyakan bis ke Kuala Lumpur, mereka langsung ke bus yang nonstop. Kepada saya disampaikan harganya RM 40. Tetapi karena saya sudah tahu harga, maka ditawar RM 35. Disetujuai dan kami sudah punya tiket di tangan untuk berangkat hari Minggu 26 Juni.

Di terminal Larkin, kami tanya informasi tentan bis yang Taman Nusa Indah 2 untuk bisa nginap malam itu di Warm Blanket. Perjalanan ternyata cukup jauh. Di google map kelihatan tidak terlalu jauh. Apalagi kami pilih tempat itu karena kami pikir lebih dekat dengan Legoland. Kami baru sadar, yang menentukan bukan soal dekat tidaknya tetapi akses dengan kendaraan umum. Untuk ke Legoland dari Warm Blanket misalnya tidak ada bis.warm-blanket-hotel-legoland

Perjalanan mencari Warm Blanket memang tidak terlalu mudah. Sopir Cause Way hanya mengetahui alamat umum : Taman Nusan Indah 2. Selebihnya ia tidak tahu lagi. Kami pun turun di halte yang agak dekat lalu bertanya kepada pemilik atau penjaga ruko yang berderetan. Tidak ada yang tahu nama hotel itu. Sialan….. Saya sudah bayangkan, kami dibohongi di internet…. Untung saja seorang anak muda coba amembantu kami dengan google map. Ia baru sadar bahwa hotel (sebenarnya hostel) itu berada di balik gedung tinggi yang ada di depannya.Warm-Blanket-Hostel-photos-Exterior-Hotel-information

Bisa dibayangkan cemas-tidaknya. Saya pun menyesal, kenapa hotel itu bisa masuk internet ya? Tidak ada seorang pun yang tahu alamat itu. Bahkan orang yang saat saya tanya tengah duduk-duduk di depan hostel itu pun tidak tahu. Seven Eleven yang ada 10 meter di sampingnya pun tidak tahu bahwa ada hotel di situ. Sekarang saya tahu. Itu sebenarnya hostel (yang memang ada tulisan di atasnya). Tetapi di bawah kan usaha lain. Hostel itu hanya dihubungkan dengan sebuha tangga tinggi. Dengan demikian plang hostel itu tidak sama sekali diketahui oleh siapa pun yang ada di situ.

Bagi pelancong yang ingin ke Malaysia, saya menganjurkan agar tidak hanya terkecoh dengan harga murah tetapi tidak melihat konektivitas dengan transportasi umum. Yang saya maksudkan, Warm Blanket memang murah, internetnya kenceng banget, bersih. Tetapi bagi yang ingin ke Legoland, tidak ada kendaraan umum yang ke sana. Bila harus ke sana, maka harus mengeluarkan kocek untuk bayar taksi sekitar 20 ringgit. Kalau ditotalkan tentu saja bisa saja mendekati harga minimum di hotel terdekat.

Istirahat malam itu lumayan bagus. Diego dapat tidur dengan nyenyak, meski awalnya ia mencari TV di kamar. Diego terpaksa keluar dari ruangan dan mencari TV di luar. Tapi itulah hostel. Harus berdamai dengan keadaan.20160625_110727

Pagi hari, dengan kendaraan si pegawai Warm Blanket, kami pun mulai berangkat ke Legoland. Jarak yang ditempuh sekitar 10 menit. Tidak terlalu jauh. Letak Legoland memang di daerah yang agak berpadang. Daerah itu disulap sejak tahun 2012 menjadi tempat wisata. Dilihat dari ukurannya sebenarnya tidak terlalu besar. Tentu tidak bisa dibandingkan dengan Taman Safari Bogor. Tetapi dari segi harga, tentu Legoland lebih tinggi.20160625_104802

Di Legoland, mama Diego tunggu di luar saja. Itu sudah kami kalkulasikan. Harga per orang sudah hampir Rp 500rb. Kalau bertiga masuk bisa dihitung. Sementara dengan Diego pun kami bersyukur bisa dapatkan tiket melalui calo. Kalau beli langsung, maka harganya sangat tinggi. Calo pun memberi harga yang sangat murah dengan mengatakan: kamu orang miskin (itu setelah kami tawar-tawar beberapa kali). Memang saya sudah baca di internet sehingga sudah tahu harganya.20160625_110552

Di Legoland ada banyak sekali permaian. Sesuai sharing orang di bloog, maka kami pilih permainan yang direkomendasikan. Awalnya Diego mengikuti pelatihan menyetir dan mengikuti tanda-tanda lalu lintas. Setiap siswa minimal 6 tahun dapat mengendari sendiri mobil kecil. Mobil Diego sempat kandas beberapa kali. Saat akhir baru sedikit lincah, tetapi sayang waktunya sudah selesai.20160625_114626

Pemainan dialnjutkan dengan Boating School, sekolah mengemudi perahu. Tidak terlalu sulit. Kali ini kami berdua mengendaarai satu boat. Meski agak lambat, sementara orang lain lebih cepat, tetapi akhirnya sampai juga. Kami terus melewati Fire Drilling, latihan pemadaman kebakaran. Untuk kegiatan ini masing-masing truk pemadam kebakaran dikemudikan oleh 4 orang. Sementara itu kami berdua Diego saja. Truk kami pun masih bisa lebih cepat tetapi setelah memopa air memadam rumah yang terbakar, saya sudah kepayahan, sementara Diego hanya penyerta penderita saja.20160625_125023

Permainan selanjutnya adalah Lost Kingdom, The Tower, Build and Test, dan lain-lain . Permainan menembak lampu kuning. Saya tidsak melihat ada yang menarik sekali. Diego justeru takut tidak masuk. Di sana tidak ada yang luar biasa sekali, tetapi melatih keberanian masuk dalam kegelapan. Permainan lanjutan kami ke Imagination Park. Di sana kita bisa menyaksikan yang sebenarnya degan Lego. Banyak barang, binatang yang dibuat dari lego. Tentu saja dengan ketelitian yang luar biasa. Ada Dinosaurus dan macam-macam lagi.20160625_125617

Kegiatan mengelilingi Legoland cukup melelahkan. Untung saj ada topi. Sudah agak siang, badan sudah kelelahan. Diego sudah meengelu lapar. Tapi mau beli makanan bagaimana? Di saku hanya ada RM 5 dan hanya bisa beli es krim. Kebetulan Diego senang sehingga tidak ada masalah. Setelah makan es krim, berdua langsung keluar. Sempat singga sebentar di Hotel Legoland yang terkenal itu. Dari dekat tidak ada hal yang luar biasa. Kebetulan tidak bisa masuk sehingga hanya bisa tampak dari luar.20160625_134536

Saat keluar, kami langsung cari makan. Menurut rekomendasi seorang ibu dari Kediri, kami makan di Johor Kitchen yang katanya murah. Di situ kami bisa isi perut dengan makanan yang lumayan banyak (terlepas apakah bergizi atau tidak hehehe). Setelah makan langsung cari bis kea rah Larkin dan selanjutnya ke mencari JB City Hotel di Skudari Kiri Batu.20160625_132046

Catatan:
(1) Agar dapat harga lebih murah, bisa beli tiket online 7 hari sebelum kunjungan. Harga tiket bisa mencapai diskon hingga 20%.
(2) Jangan lupa bawa topi, air minum. Kegiatan sangat lama. Selain itu makanan di dalam legoland sangat mahal.