05. SMA KEBERBAKATAN OLAHRAGA SWASTA PERTAMA INDONESIA HADIR DI LEMBATA

0.5. SMA KEBERBAKATAN OLAHRAGA SWASTA PERTAMA INDONESIA HADIR DI LEMBATA

Dengan Surat Izin Operasional dari Dinas Pendidikan Provinsi NTT No 421/5004/Pend/2-17 maka tahun ajaran 2017/2018, SMA Keberbakatan Olahraga (SKO)  San Bernardino akan dibuka di Ibu kota Lembata. Izin operasional akan diserahkan langsung oleh Kadis Pendidikan NTT, Drs Sinun Petrus Manuk, di hadapan 100 tokoh yang berasal dari pemda, masyarakat, pegiat olahraga, dan sesepuh Lembata pada Kamis pagi, 8 Juni 2017.

Surat Izin Operasional SMA Keberbakatan Olahraga Lewoleba dari Dinas Pendidikan Provinsi NTT

Selanjutnya SMA Keberbakatan Olahraga Swasta pertama di Indonesia mengikuti gaung yang dicanangkan Jokowi untuk meningkatkan prestasi Olahraga di Indonesia. Target pemerintahan Jokowi akan mendirikan Sekolah Keberbakatan Olahraga Negeri di tiap provinsi. Hingga saat ini baru 14 provinsi yang memilikinya termasuk NTT. Sementara itu SMA Keberbakatan Olahraga Swasta merupakan terobosan pertama di Indonesia dan dilaksanakan di Lewoleba Lembata.

Bersama kita bisa, Yayasan KOKER NIKO BEEKER JAKARTA. 

Saat diwawancarai, Ketua Yayasan KOKER NIKO BEEKER, Robert Bala, M.A., Dipl, mengatakan bahwa sosialisasi telah dilaksanakan ke semua SMP di seluruh Lembata. Telah terdata 300 siswa yang ingin menempun pendidikan di Sekoah Keberbaktan ini namun Yayasan hanya akan menerima 150 siswa terbaik.

Fokus Atletik

Sebagai sebuah ciri khas, SMA Keberbakatan Olahraga Lembata akan fokus pada Atletik, demikian tutur pembina dan pdndiri Yayasan, Wilem Lodjor. Wilem yang sekaligus pemilik Lembata King Boxing Jakarta menuturkan bahwa atletik adalah ibu semua cabang olahraga. Dari atletik akan dikembangkan sesuai minat dan bakat siswa entah ke renang, tinju, bola kaki, volley, basket, dan jenis permainan lainnya.

Optimisme yang sama diungkapkan Damianus Dai Koban, M.Pd. Wakil Yayasan tersebut mengungkapkan bahwa orang Lembata sangat menonjol dalam bidang atletik. Kita terbiasa jalan kaki, berburu, yang bila dikembangkan dapat lahir atlit. profesional. Kita berharap Lembata bisa jadi ‘Etiopianya’ Asia, rahim darinya lahir pelari nasional maupun internasional.Paulus Doni Ruing yang juga pembina Yayasan pada gilirannya menambahkan bahwa untuk menambah antusiasme dalam bidang atletik, dalam waktu dekat akan dilaksanakan Lomba lari 10 K dari Hadakewa ke Lewoleba. Perlombaan ini akan sekaligus menghadirkan pelari internasional Eduardus Nabunome untuk sekalgius merancang upaya memecahkan 16 rekor tak terkalahankan dari Eduardus. Nabunome sendiri sejak awal sudah bekerjasama dengan Yayasan KOKER NIKO BEEKER untuk memberikan wadah yang kuat bagi pengembangan olahraga di Lembata. Ke depan, lanjut Polce, kegiatan ini bisa dilaksanakan sebagai kegiatan tetap memperingati HUT Lembata pada 12 Oktober atau memperingati momentum 7 Maret. Kadis Pendidikan NTT saat menjabat Penjabat Bupati Lembata (yang sekaligus pembina Yayasan KOKER NIKO BEEKEWR) memberikan dukungan atas inisiatif putera dan puteri Lembata mendirikan SMA Keberbakatan Olahraga di Lewoleba.

Aneka even lain akan terus dikembangkan. Sebelum SMA Keberbakatan Olahraga didirikan, Yayasan KOKER NIKO BEEKER telah secara kontinyu menghadirkan olahragawan nasional maupun internasional seperti Elyas Picall, Chris John, dan tidak lama lagi Eduardus Nabunome. Semuanya merupakan sebuah pembelajaran langsung agar anak-anak muda termotivasi untuk dapat mengembangkan diri secara sehat dalam bidang olahraga dan bukan ke hal-hal negatif, demikian Niko Hukulima Lejab .

Pada sisi lain, Hukulima mengingatkan bahwa kegiatan sumbangan buku telah juga dilaksanakan oleh Yayasan Koker Niko Beeker ke Perpustakaan Daerah di Lewoleba. Pada bulan Januari 2017 telah tiba 350 eksemplar buku untuk diletakkan di Perpustakan Lembata. Ini adalah rangkaian kerja yang menunjukkan bahwa Yayasan Koker telah melaksanakan kegiatan sebelum sampai pada pendirian SMA Keberbakatan Olahraga San Bernardino kali ini.

Kolaborasi Lewotana – Lewopana.

Proses pendirian SMA Keberbakatan Olahraga, demikian Kristina Tere Pukay, (Bendhara Yayasan Koker) merupakan sebuah proses panjang. Diawali dengan perayaan Emas martir P. Henricus Conrardus Beeker pada tahun 2006, disusul perayaan emas Imamat P. Nicholas Strawn SVD 2012, serta perayaan Emas SMP Lerek 2015, putera dan puteri asal Atadei menyadari bahwa niat dan dasar yang telah ditanamkan pendahulu harus dikembangkan.

Dengan kekuatan nilai adat (Koker) dan nilai persatuan (P. Niko) serta gebrakan kewirausahaan dari Pater Beeker, maka inisiatif itu segera disambut semua putera-puteri Lembata di tana rantau untuk mewujudkan sebuah Yayasan pada tanggal 31 Oktober 2016 dengan Akte Notaris 01 tanggal 03 November 2016 dan KepMenJumHam RI no AHU 0045938 AH 01 Tahun 2016.

Penandatanganan AKTE di depan Notaris Louisa Hutauruk, M.Kn,

Yaysan yang berpusat di Jakarta dan telah memiliki cabang di Lewoleba mendasarkan 5 Nilai sebagai acuan yakni: Kejujuran, Komitmen, Kepedulian, Kontribusi, dan Kolaborasi. Dengan tekad itu, Yayasan Koker berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas dalam bidang olahraga. Hal senada ditekankan Frans Wata Namang Pengawas Yayasan. Bagi Hukulima, dengan banyak ide gemilang dapat dilakukan sejauh nilai-nilai dasar ini dapat dihidupi dan dikembangkan tidak saja di Yayasan tetapi harus juga menyata dalam kehidupan bermasyarakat di Lembata.

Untuk target ke depan. Ketua Cabang Koker Lembata, Yosef C Pati Lajar menyakinkan bahwa SMA Keberbakatan Olahraga akan menjadi sebuah kombinasi yang baik antara putera puteri di lewopana dan putera dan puteri Lewotana. Model kerjasama dan kolaborasi ini akan menjadi sebuah role model untuk pengembangan pendidikan di Lembata.

P. Yosef Tote OFM, pembina dan penasihat Yayasan KOKER NIKO BEEKER dalam koordinasi dengan Dirjen Bimas Katolik Jakarta.

Sementara itu Marsel Lidun Tolok, Kepala SMA Keberbakatan Olahraga San Bernardino menambahkan bahwa pendidikan akhlak dan moral akan sangat diprioritaskan di sekolah ini. Menjadi atlti tidak saja pintar olahraga, bisa bermain bola, bisa berlari tetapi terutama adalah akhlak. Seorang atlit adalah orang yang sangat menonjol dalam bidang moral dan menjadi contoh dalam sebuah hidupan remaja yang sehat.

Petinju Legendaris Indonesia “The Dragon” emberikan dukungan atas pendirian SMA KEBERBAKATAN OLAHRAGA LEMBATA. Penadatanganan disaksikan Ketua Yayasan KOKER NIKO BEEKER pusat Robert Bala dan dan Ketua Cabang KOKER NIKO BEEKER Lembata.

Penekanan tentang akhlak, demikian Lidun, saat ditekankan oleh Pa Piter Manuk, saat menjadi penjabat bupati Lembata. Manuk yang sekaligus pembina Yayasan KOKER NIKO BEEKER dan menjadi salah satu alumnus SDK Lerek menekankan bahwa di era global seperti ini, akhlak mulia sangat ditekankan. Pesan itu yang ingin dijaga sebagai sebuah marwah di SMA Keberbakatan Olahraga Lembata ini.

(Sumber: Sekretariat Yayasan KOKER NIKO BEEKER).

Advertisements