AUTISM AND SPECIAL NEED

Masalah Pada tahun 2005 terjadi peningkatan jumlah anak berkesulitan belajar, terutama penyandang autisme. Mengingat di Negara kita belum ada upaya yang sistimatis untuk menanggulangi kesulitan belajar anak autisme, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan pelayanan pendidikan secara umum. Peningkatan pelayanan pendidikan itu diharapkan dapat menampung anak autisme lebih banyak serta meminimalkan problem belajar terutama pada anak-anak autisme (learning problem). Salah satu upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan dan pendidikan anak autisme diperlukan pendidikan integrasi dan implementasinya dalam bentuk group/kelas (sekolah), individu (one on one) serta pembelajaran individual melalui modifikasi perilaku.

Materi yang digunakan dalam mengajar anak autis terbagi atas empat bagian / parameter yakni:

1. Keterampilan akademis

2. Keterampilan sosial dan tingkah laku

3. Keterampilan Berkomunikasi

4. Pelaksanaan aktivitas sehari-hari

Untuk penanganan anak autis, silakan kontak Niko Raya. Tlp 08161631478 atau 081386337999

Advertisements

2 Responses to AUTISM AND SPECIAL NEED

  1. Adrian says:

    Pak Niko, salam perkenalan. Saya ada pertanyaan. Istri saya sangat berkeinginan untuk beli babywalkter. Kebetulan anak kami lagi merangkak dan suka jalan. Tetapi saya berkeberatan. Bagi saya, anak harus merangkak dan tidak boleh cepat-cepat jalan.

    Bagaimana menurut pendapat pak niko?

    • robert25868 says:

      Pak dan Ibu Adrian.

      Sangat dihapami, betapa besar keinginan orang tua untuk melihat perkembangan dan perubahan pada anaknya. Mulai saat anak menggulingkan badannya, merangkak, dan berjalan.

      Namun, yang tidak boleh dilupakan, semua proses itu terjadi secara bertahap. Lebih lagi, semuanya memiliki manfaatnya masing-masing. Pada masa merangkak, anak diharapkan dapat menggunakan organ tubuhnya terutama pada kaki dan tangan. Penggunaannya akan memengaruhi psikomotorik anak. Karena itu ‘ANAK HARUS MERANGKAK’.

      Demikian juga tahap lainnya. Biarkanlah anak berkembang secara alamiah. Dalam cara pandangan ini, BABYWALKER, sebenarnya tidak terlalu perlu. Biarkanlah anak merangkak sebelum berjalan. Alasannya, kalau berjalan tanpa menggerakan kaki secara lebih lama, akan berpengaruh terhadap kekuatan otot motorik pada tangan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s