PUISI

PUISI

Puisi, memeluk kata. Kata, biasanya lepas diucap, terkadang kehilangan makna. Ia keluar begitu saja tanpa ‘dikunyah’. Karena lepas, terkadang menyakitkan. Tapi dapatkan ia ditarik kembali lewat maaf? Memang mudah, tetapi bekas luka goresan kata kasar, tinggal tetap sebagai sebuah kenangan yang tak terlupakan, meski diupayakan untuk dihapus.

Puisi adalah sebuah jalan, dimana kata yang hambar, netral, disusun sedemikian sehingga bermakna. Ia bermakna bagi diri karena berusaha melihat diri, yakni hati tempat kata-kata itu lahir. Ungkapan Spanyol: El silencio es la cuna de la palabra” (Diam adalah tempat lahir kata-kata”. Dalam diam, terlahir kata-kata bermakna.

Puisi adalah refleksi yang memberi roh pada kata-kata. Ibarat sebuah pelukan, kata-kata itu dipeluk, diberi ‘kehanagatan’ hingga hadir menghibur, mendoakan,

One Response to PUISI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s