Puisi

PUISI*)


Kau tercipta

Bukan kata sekedar dirajut

Bukan huruf asal disambung

Bukan pikiran mesti diruntut logis

Kau lahir dari rasa

Saat jantung dan hati bersama

Berada menjawab rasa

Menancap ke kedalaman jiwa

Lalu

Melahirkan kedamaian

Menghadirkan optimisme

Mengedepankan harapan

Mengutamakan semangat

Puisi

Bermakna,

Kauh beri hidup bagi yang tak punya

Jadi hidup penuh syukur

RS Global Medika, 28 Juli 2010. Pukul 16.48

*)

Selama hidup, akau belum pernah (berencana) untuk berpuisi. Bagiku, puisi adalah ‘beberan’ kata-kata indah yang mudah ditangkap, tetapi tidak punya arti lebih dari itu. Saya pun tidak pernah menaruh perhatian yang cukup (untuk tidak mengatakan hampir tidak sama sekali) kepada puisi.
Kini, saat berada dalam situasi batas, tidak ada kata lain, selain puisi. Ia coba mempertemukan  otak yang terlampau rasionalis untuk coba ‘mendekati’ hati. Inilah pemahamanku yang paling sederhana tentang puisi.Barangkali ini yang disebut puisi. Saya lalu menggoreskan kata-kata ini dalam sebuah lembar kertas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s